banyak sekali petani walet yang bingung menghadapi gedung waletnya yang dari tahun ke tahun tidak kunjung bertambah (stagnan)
mereka tidak memahami dengan baik tentang permasalahan apa saja yang dapat mempengaruhi hal tersebut .
Permasalahan dari rumah walet umumnya di dimulai dari tidak tercapainya suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya yang ideal di dalam suatu ruangan gedung tersebut. Suhu didalam gedung walet yang ideal berkisar 27° - 30ºC, sedangkan kelembapan ideal 80 - 95%. Namun, ruangan dengan suhu antara 26º - 31ºC dengan kelembapan antara 75 - 95% juga masih disukai burung walet.
dan untuk intesitas Cahaya. tinggal teman teman perkirakan saja.. jangan terlalu gelap dan jangan terlalu terang juga. dalam artian harus ada bagian yang remang remang, terang dan gelap.
supaya burung walet bisa menyesuaikan dirinya pada cahaya tersebut.
jika Suhu ruangan yang terlalu tinggi tentunya akan mempengaruhi kualitas sarang walet. Sarang tersebut akan cepat kering, mudah terlepas dari papan sirip, mudah patah, dan bentuknnya kurang sempurna. perlu teman teman pahami bahwa Pada tingkat kelembapan ruangan yang rendah, walet biasanya enggan untuk malakukan perkawinan. Kelembapan yang terlalu tinggi juga tidak baik karena dapat mengundang jamur dan hama lainnya pada papan sirip. Sarang walet yang dihasilkan juga menjadi lembek dan berwarna kekusaman, dan dapat berwarna kekuning - kuningan. hal tersebut tentunya akan mempengaruhi harga jual sarang walet. Ditambah lagi dalam kondisi lembap, hama mudah sekali berkembang biak. seperti : kutu busuk maupun kecoa.
Dengan demikian, menjaga kestabilan suhu dan kelembapan menjadi hal yang penting yang harus di lakukan oleh petani walet.
intinya suhu dan kelembaban merupakan pondasi utama bagi kesuksesan gedung walet. dengan suhu dan kelembaban yang ideal dan stabil di dalam gedung. tentunya akan menjadi faktor penting untuk menarik perhatian burung walet agar mau menginap dan bersarang di dalam gedung kita.


Komentar
Posting Komentar